Sabtu, 31 Juli 2010

Nulis Lagi (arsip - 10 Maret 2008 12:07)

Nulis Lagi (arsip - 10 Maret 2008 12:07)


Berat memang beban terasa, telah lama berlalu, telah lama dia pergi,
namun bayangnya selalu saja ada di pelupuk mata. Ingatan seakan segar kembali mengenangnya
ah... semakin terasa... sehingga tak tahan untuk tidak menulis...

Sementara nulis-nulis, bongkar-bongkar arsip, eh nemu... yah lumayan lah buat posting...
posting ini khusus untuk nya...

Ini sedikit potongan arsip....
mungkin perlahan, perjalanan hidup ini dari sejak maret 13 - 4 tahun lalu diawali

ready:
-------

Tambah bintang (((guruku))) 26 Februari 2008 10:02
Kepada: (((aku)))gmail.com

ass... sayang, adk tau begitu panjang perjalanan kita ..adk gak tau sampe kapan bisa menahan hati dan perasaan ,,,,
yang adk tau adk sangat sayang sama abang, memang kenyataannya adk harus tau diri siapa adk dan siapa abang, tapi apakah salah jika adk tetap sayang sama abang...
hmmm....pernikahan itulah tujuan akhir dari suatu hubungan pacaran, ironisnya harapan itu sangat jauh dari kenyataan...
Ya Allah mengapa hanya satu bang (((aku))) yang diciptakn di dunia ini...kenapa ga lebih...adlk ga tau pakah penantian ini ada hasil..??
atau hanya tiinggal penantian yang tak jelas....
makasih sayang atas semua ini...adk hanya minta abang kembali ke tangan adk hanya itu...
i love u honey....forever......
wass..
adkmu yang slalu sayangi kamu....

(((guruku)))



Tambah bintang (((aku))) 9 Maret 2008 13:10
Kepada: (((guruku)))
wallaikummussalam wr, wb.

Sayang, bayangmu slalu ada dalam hati, tergambar begitu jelas, begitu
detail, anggunmu, indahmu, pesonamu, imanmu, langkahmu, cara bicaramu,
cara jalanmu, suaramu, tangismu, senyummu, tawamu, candamu, hampir
sempurna tergambar detail dalam hatiku, dan hal itu jelas takkan
mungkin akan sanggup terlupakan.

saat ini, kuhanya mampu 'berjalan' mengarungi hidup dengan harapan
teramat dalam untuk bahagiamu, karena seperti yang kau tau, bahagia
yang kurasa adalah saat 'senyum' indah, dan 'tangis bahagia' tampak
dan terlukis dalam wajah anggunmu.

abang bukan pujangga, abang bukan seniman yang mampu melukiskan betapa
'sayang' ini teramat dalam padamu, tak cukup kata untuk mengambarkan
'syukur' ku pada-Nya, telah ciptakan hambanya 'seperti-mu'. Siapasih
yang tidak akan ber-'syukur' walau hanya kenal adik...???? Apalagi
sempat mengarungi 'indah' alam-Nya beserta sempurna-Nya Ciptaan-Nya
yang di titipkan di dirimu...?


Seperti halnya adk, abang hanya tau 'Abang sangat-sangat sayang Adik'.
Jagalah sayang itu, tanamlah dalam taman hatimu, siramlah dengan
kasihmu, agar tumbuh mekar, sehingga tampak oleh dunia adalah 'hak
kita' untuk 'bahagia', dan agar 'Mereka Tau' kita bahagia.

Abang akan slalu jaga 'rasa sayang' adik, abang akan sirami, akan
abang pupuk, akan abang lindungi dari terpaan angin dan hujan, agar
semua menjadi nyata pada akhir-Nya.

Sayang, abang sangat sayang adik, I love you, ...



Pada tanggal 26/02/08, (((guruku))) ) menulis:

> ass... sayang, adk tau begitu panjang perjalanan kita ..adk gak tau sampe
> kapan bisa menahan hati dan perasaan ,,,,
> yang adk tau adk sangat sayang sama abang, memang kenyataannya adk harus tau
> diri siapa adk dan siapa abang, tapi apakah salah jika adk tetap sayang sama
> abang...
> hmmm....pernikahan itulah tujuan akhir dari suatu hubungan pacaran,
> ironisnya harapan itu sangat jauh dari kenyataan...
> Ya Allah mengapa hanya satu bang (((aku))) yang diciptakn di dunia ini...kenapa ga
> lebih...adlk ga tau pakah penantian ini ada hasil..??
> atau hanya tiinggal penantian yang tak jelas....
> makasih sayang atas semua ini...adk hanya minta abang kembali ke tangan adk
> hanya itu...
> i love u honey....forever......
> wass..
> adkmu yang slalu sayangi kamu....
>
> (((guruku)))
>
>


--

(((aku)))
(((aku)))


Tambah bintang (((guruku))) 10 Maret 2008 07:21
Kepada: (((aku)))

ass...sayangku...pagi ne adk dah baca emailnya sunggguh terharu, betapa tidak harapan adk yang dulunya sirna kini mulai ada lagi, keyakinan, keihlasan hati mungkin suatu hal yang amat sulit bagi mereka yang tidak yakin Keputusan Allah SWT, tapi....hal iini akan menjadi mudah bagi mereka yang percaya dengan takdir Allah SWT, adk ingin kita bisa masuk ke Surga dengan apa yang kita lakukan di dunia...semoga sayang ne tidak menjadi sia- sia atau hanya penantian yang tiada batas, dan tiada akhir...jangan jadikan semua ini hanya ilusi saja..
Tak banyak kata yang dapat kugoreskan selain kenyataan bahwa "Adk sayang abang|".....
Jadilah kebanggaan adk...jadilah cahaya hidupku. motivasi kerjaku, pengemangat imanku...
I love you too.... take care/.......


2008/3/8 (((aku))):


wallaikummussalam wr, wb.

Sayang, bayangmu slalu ada dalam hati, tergambar begitu jelas, begitu
detail, anggunmu, indahmu, pesonamu, imanmu, langkahmu, cara bicaramu,
cara jalanmu, suaramu, tangismu, senyummu, tawamu, candamu, hampir
sempurna tergambar detail dalam hatiku, dan hal itu jelas takkan
mungkin akan sanggup terlupakan.

saat ini, kuhanya mampu 'berjalan' mengarungi hidup dengan harapan
teramat dalam untuk bahagiamu, karena seperti yang kau tau, bahagia
yang kurasa adalah saat 'senyum' indah, dan 'tangis bahagia' tampak
dan terlukis dalam wajah anggunmu.

abang bukan pujangga, abang bukan seniman yang mampu melukiskan betapa
'sayang' ini teramat dalam padamu, tak cukup kata untuk mengambarkan
'syukur' ku pada-Nya, telah ciptakan hambanya 'seperti-mu'. Siapasih
yang tidak akan ber-'syukur' walau hanya kenal adik...???? Apalagi
sempat mengarungi 'indah' alam-Nya beserta sempurna-Nya Ciptaan-Nya
yang di titipkan di dirimu...?


Seperti halnya adk, abang hanya tau 'Abang sangat-sangat sayang Adik'.
Jagalah sayang itu, tanamlah dalam taman hatimu, siramlah dengan
kasihmu, agar tumbuh mekar, sehingga tampak oleh dunia adalah 'hak
kita' untuk 'bahagia', dan agar 'Mereka Tau' kita bahagia.

Abang akan slalu jaga 'rasa sayang' adik, abang akan sirami, akan
abang pupuk, akan abang lindungi dari terpaan angin dan hujan, agar
semua menjadi nyata pada akhir-Nya.

Sayang, abang sangat sayang adik, I love you, ...



Pada tanggal 26/02/08, (((guruku))) menulis:
> ass... sayang, adk tau begitu panjang perjalanan kita ..adk gak tau sampe
> kapan bisa menahan hati dan perasaan ,,,,
> yang adk tau adk sangat sayang sama abang, memang kenyataannya adk harus tau
> diri siapa adk dan siapa abang, tapi apakah salah jika adk tetap sayang sama
> abang...
> hmmm....pernikahan itulah tujuan akhir dari suatu hubungan pacaran,
> ironisnya harapan itu sangat jauh dari kenyataan...
> Ya Allah mengapa hanya satu bang (((aku))) yang diciptakn di dunia ini...kenapa ga
> lebih...adlk ga tau pakah penantian ini ada hasil..??
> atau hanya tiinggal penantian yang tak jelas....
> makasih sayang atas semua ini...adk hanya minta abang kembali ke tangan adk
> hanya itu...
> i love u honey....forever......
> wass..
> adkmu yang slalu sayangi kamu....
>
> (((guruku)))
>
>


--

(((aku)))
(((aku)))



Tambah bintang (((guruku))) 10 Maret 2008 12:07
Kepada : (((aku)))
sayang...siang ne adk dah siap ngajar?... adk ingat abang, adk ingat kenangan kita..betapa indah saat kita lalui bersama...sedang apa sekarang sayang....dah maem???

2008/3/9 (((guruku))) :


ass...sayangku...pagi ne adk dah baca emailnya sunggguh terharu, betapa tidak harapan adk yang dulunya sirna kini mulai ada lagi, keyakinan, keihlasan hati mungkin suatu hal yang amat sulit bagi mereka yang tidak yakin Keputusan Allah SWT, tapi....hal iini akan menjadi mudah bagi mereka yang percaya dengan takdir Allah SWT, adk ingin kita bisa masuk ke Surga dengan apa yang kita lakukan di dunia...semoga sayang ne tidak menjadi sia- sia atau hanya penantian yang tiada batas, dan tiada akhir...jangan jadikan semua ini hanya ilusi saja..
Tak banyak kata yang dapat kugoreskan selain kenyataan bahwa "Adk sayang abang|".....
Jadilah kebanggaan adk...jadilah cahaya hidupku. motivasi kerjaku, pengemangat imanku...
I love you too.... take care/.......


2008/3/8 (((aku)))>:

wallaikummussalam wr, wb.

Sayang, bayangmu slalu ada dalam hati, tergambar begitu jelas, begitu
detail, anggunmu, indahmu, pesonamu, imanmu, langkahmu, cara bicaramu,
cara jalanmu, suaramu, tangismu, senyummu, tawamu, candamu, hampir
sempurna tergambar detail dalam hatiku, dan hal itu jelas takkan
mungkin akan sanggup terlupakan.

saat ini, kuhanya mampu 'berjalan' mengarungi hidup dengan harapan
teramat dalam untuk bahagiamu, karena seperti yang kau tau, bahagia
yang kurasa adalah saat 'senyum' indah, dan 'tangis bahagia' tampak
dan terlukis dalam wajah anggunmu.

abang bukan pujangga, abang bukan seniman yang mampu melukiskan betapa
'sayang' ini teramat dalam padamu, tak cukup kata untuk mengambarkan
'syukur' ku pada-Nya, telah ciptakan hambanya 'seperti-mu'. Siapasih
yang tidak akan ber-'syukur' walau hanya kenal adik...???? Apalagi
sempat mengarungi 'indah' alam-Nya beserta sempurna-Nya Ciptaan-Nya
yang di titipkan di dirimu...?


Seperti halnya adk, abang hanya tau 'Abang sangat-sangat sayang Adik'.
Jagalah sayang itu, tanamlah dalam taman hatimu, siramlah dengan
kasihmu, agar tumbuh mekar, sehingga tampak oleh dunia adalah 'hak
kita' untuk 'bahagia', dan agar 'Mereka Tau' kita bahagia.

Abang akan slalu jaga 'rasa sayang' adik, abang akan sirami, akan
abang pupuk, akan abang lindungi dari terpaan angin dan hujan, agar
semua menjadi nyata pada akhir-Nya.

Sayang, abang sangat sayang adik, I love you, ...



Pada tanggal 26/02/08, (((guruku))) menulis:
> ass... sayang, adk tau begitu panjang perjalanan kita ..adk gak tau sampe
> kapan bisa menahan hati dan perasaan ,,,,
> yang adk tau adk sangat sayang sama abang, memang kenyataannya adk harus tau
> diri siapa adk dan siapa abang, tapi apakah salah jika adk tetap sayang sama
> abang...
> hmmm....pernikahan itulah tujuan akhir dari suatu hubungan pacaran,
> ironisnya harapan itu sangat jauh dari kenyataan...
> Ya Allah mengapa hanya satu bang (((aku))) yang diciptakn di dunia ini...kenapa ga
> lebih...adlk ga tau pakah penantian ini ada hasil..??
> atau hanya tiinggal penantian yang tak jelas....
> makasih sayang atas semua ini...adk hanya minta abang kembali ke tangan adk
> hanya itu...
> i love u honey....forever......
> wass..
> adkmu yang slalu sayangi kamu....
>
> (((guruku)))
>
>


--

(((aku)))



Tidak ada komentar: